Kelumpuhan Bisa Saja Terjadi Karena Syaraf Kejepit - Tidak Sedikit orang yg tetap mengabaikan rasa nyeri yg dialaminya. Pengobatan yg kebanyakan dilakukan penderita rasa nyeri merupakan dgn pemberian obat-obatan penghilang rasa sakit. Tidak Sedikit yg tak mengerti bahwa penderita nyeri yg meminum obat berkali-kali sampai melebihi dosis yg dianjurkan menciptakan terjadinya kesalahan seperti kesukaran organ badan yang lain.

Rasa nyeri tersebut bisa saja bersumber dari saraf kejepit & dapat berakibat kelumpuhan & sampai kesukaran seksual.

“Masyarakat berpikir bila bangun tidur atau sedang mengangkat barang tiba-tiba merasa nyeri punya anggapan itu dikarenakan hipertensi atau gejala penyakit yang lain yg diobati bersama minum obat syaraf kejepit atau diurut saja, padahal itu akibat dari saraf kejepit,” papar DR. Dr. Ridha Dharmajaya, SpBS, Dokter Neurosurgery Spine and Pain Clinic Rumah Sakit Adenin Adenan Medan dikala memberikan presentasi pada Karyawan Tribun Medan berkenaan sarat terjepit (HNP) Jumat (30/1/2014).

Beliau mengungkapkan, beraneka perihal & pola hidup mempengaruhi terjadinya saraf kejepit sejak mulai dari posisi duduk yg salah, penempatan beban yg tak sesuai hingga etika memakai gadget berjam-jam.

“Di Neurosurgery Spine and Pain Clinic hadir buat memberikan layanan menyeluruh pada penderita nyeri & tulang belakang. Kita memberikan rencana terapi yg berlainan. Memberikan alternative bagi warga buat peningkatan mutu kesehatan seutuhnya,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, kalau ditelusuri lebih lanjut, tidak sedikit dari penderita nyeri mempunyai ganjalan kepada tulang belakang. Perihal paling baik yg dilakukan merupakan mencari penyebab sumber nyerinya. Kalau benar berlangsung penekanan atau penjepitan saraf, secepatnya mampu didapati seberapa jauh penjepitan tersebut.